Pemkot Bandar Lampung Gelar Apel Kebangsaan Peringati Hari Pahlawan dan Kesiapsiagaan Bencana 2025

AKURATLAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Apel Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, di Lapangan Saburai 5 November 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, unsur Forkopimda, para kepala OPD, pimpinan BUMD, serta berbagai tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan insan pers.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya apel gabungan yang memiliki makna penting bagi seluruh masyarakat.

“Hari Pahlawan bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk meneladani semangat rela berkorban, pantang menyerah, dan cinta tanah air,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai kepahlawanan harus terus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun Kota Bandar Lampung yang bersatu, tangguh, dan berdaya saing.

“Semangat kepahlawanan menjadi energi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan kolaborasi antar elemen masyarakat,” lanjutnya.

Selain memperingati Hari Pahlawan, apel tersebut juga menjadi bentuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang kerap terjadi saat memasuki musim penghujan.

“Sebagai daerah dengan keragaman geografis, Bandar Lampung harus selalu waspada. Apel kesiapsiagaan ini memastikan seluruh personel, peralatan, dan sistem koordinasi siap siaga 24 jam,” tegas Wali Kota.

Beliau juga menekankan empat poin penting dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana, yakni:

1.Peningkatan koordinasi dan respons cepat antarinstansi, terutama BPBD, TNI, Polri, dan dinas terkait.

2.Keterlibatan masyarakat dalam upaya mitigasi, termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan penanaman pohon.

3.Audit serta pemeliharaan infrastruktur vital seperti drainase dan tanggul.

4.Kesiapan logistik dan tempat pengungsian agar aman dan memadai saat kondisi darurat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota berharap masyarakat semakin memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga lingkungan serta memperkuat solidaritas sosial.

“Peringatan Hari Pahlawan mengajarkan kita menjaga kemerdekaan, sementara apel kesiapsiagaan mengingatkan kewajiban melindungi keselamatan rakyat. Dua hal ini adalah wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara,” tutup Wali Kota.

Acara apel diakhiri dengan doa bersama dan peninjauan kesiapan personel serta peralatan tanggap darurat bencana oleh jajaran Forkopimda Kota Bandar Lampung.

BERITA TERKAIT
error: Content is protected !!