AKURATLAMPUNG – Dugaan persoalan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencuat di UPTD SDN 04 Kedondong, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Kamis (12/02/2026).
Kepala sekolah, Emi Mulyani, menjadi sorotan atas pengelolaan anggaran yang dinilai belum transparan. Perhatian utama tertuju pada anggaran pengembangan perpustakaan yang disebut dialokasikan setiap tahun melalui dana BOS. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi fisik perpustakaan sekolah dinilai belum memadai.
Selain itu, pengelolaan pembayaran honorarium juga menjadi perhatian dalam penggunaan dana BOS tersebut.
Tim Forum Jurnalis Nusantara (FAJU) yang melakukan kunjungan ke sekolah tersebut juga menemukan kejanggalan lain. Di ruang kantor sekolah terpampang foto Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia serta Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, namun foto Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran tidak terlihat terpasang.
Saat ditanyakan kepada salah satu guru, disebutkan bahwa foto Bupati dan Wakil Bupati berada di gudang dan belum dipasang. Namun setelah dilakukan pengecekan, foto tersebut tidak ditemukan. Guru tersebut mengaku tidak mengetahui keberadaan foto dimaksud.
Atas temuan itu, FAJU Nusantara menyatakan akan melaporkan dugaan persoalan pengelolaan dana BOS tersebut kepada Inspektorat Kabupaten Pesawaran dan Aparat Penegak Hukum untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut.
FAJU juga menyatakan akan melakukan pengecekan ke sejumlah UPTD SD lainnya di Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan Dana BOS.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.


