Kasus Viral di Kabupaten Mesuji: Dapur MBG di Desa Panca Jaya

Mesuji Lampung //– Baru-baru ini, sebuah insiden di Kabupaten Mesuji, Lampung, menjadi sorotan publik. Dapur MBG (Makanan Bergizi) yang berlokasi di Desa Panca Jaya, milik seorang kepala desa bernama Muarif, diduga menyediakan makanan yang tidak layak untuk konsumsi. Laporan menyebutkan bahwa makanan yang disediakan, termasuk buah salak, dalam kondisi busuk dan berulat, serta diberikan kepada siswa-siswi setempat.

Ketika wartawan berusaha mengonfirmasi kabar ini melalui aplikasi WhatsApp, Muarif, yang juga merupakan mitra dari program SPPG (Sekolah Penyedia Program Gizi), tidak memberikan jawaban. Sebaliknya, ia malah memblokir nomor WhatsApp wartawan. Upaya lanjutan untuk menghubungi petugas pengawas SPPG juga berujung dengan pemblokiran nomor wartawan.

Situasi ini menimbulkan dugaan kuat mengenai adanya pembiaran dalam penyediaan makanan bergizi di sekolah tersebut. Masyarakat kini berharap Bupati Mesuji akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku untuk menangani kasus ini.

Isu ini tidak hanya tentang kualitas makanan yang disediakan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan transparansi pihak-pihak yang terlibat dalam program gizi sekolah. Langkah tegas dari pihak berwenang diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat dan memastikan keamanan serta kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak di Kabupaten Mesuji.

(Red/Tim).

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan