AKURATLAMPUNG, BANDARLAMPUNG – Pengelolaan sampah di Kota Bandar Lampung menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah kota (Pemkot) setempat, di 2026.
Upaya peningkatan pelayanan kebersihan dilakukan melalui penambahan armada pengangkut sampah serta pembaruan fasilitas pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung.
Nah, menurut anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Zainal Abidin, menyampaikan bahwa penambahan armada pengangkut sampah memang telah direncanakan dalam waktu dekat guna meningkatkan efektivitas layanan kebersihan kota.
Program ini, jelas dia merupakan kelanjutan dari upaya peremajaan armada yang telah dilakukan sejak tahun sebelumnya. “Kalau untuk penambahan armada memang dijadwalkan dalam waktu dekat penambahan armada. Yang sebelumnya juga 2025 kan sudah ada penambahan armada, bahkan sudah ada bantuan juga kan dari pemerintah pusat ,” ujar Zainal Abidin, pada Senin, (09/03/2026).
Legislator asal partai Nasdem ini menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menganggarkan sejumlah pengadaan sarana pendukung pengelolaan sampah.
Selain pembelian armada baru seperti truk, kendaraan roda tiga, serta mobil pick up, pemerintah juga menyiapkan pembuatan container box yang akan digunakan sebagai bak pengangkut sampah.
Langkah ini dilakukan karena sebagian kendaraan yang saat ini beroperasi membutuhkan peremajaan, terutama pada bagian bak pengangkut.
“Container box itu juga dipersiapkan karena banyak sekali, ada kurang lebih 15 sampai 20 kendaraan yang memang butuh penggantian bak,” jelasnya.
Dengan adanya penggantian komponen tersebut, diharapkan armada pengangkut sampah dapat kembali beroperasi secara maksimal dan lebih layak digunakan.
Selain memperkuat armada pengangkutan, DPRD juga menyoroti peningkatan fasilitas pengelolaan sampah di TPA Bakung yang saat ini menjadi pusat pembuangan sampah di kota tersebut.
Zainal menyebutkan bahwa DLH juga menganggarkan pembelian alat berat untuk mendukung proses pengolahan sampah di TPA.
Selain itu, pembangunan sistem geomembrane juga tengah dipersiapkan untuk mendukung metode pengelolaan sampah yang lebih modern. “Jadi itu yang memang di TPA Bakung ini Dinas Lingkungan Hidup lagi konsen ke sana,” katanya.
Salah satu perubahan penting yang sedang dilakukan adalah peralihan metode pengelolaan sampah dari sistem open dumping menuju controlled landfill. Sistem ini dinilai lebih ramah lingkungan karena sampah dikelola secara lebih terkontrol.
Dengan adanya penambahan armada serta pembenahan sistem pengelolaan di TPA, DPRD berharap proses pengangkutan dan penanganan sampah di Bandar Lampung dapat berjalan lebih optimal.
Zainal menilai semakin banyak armada yang tersedia maka proses pengangkutan sampah dari lingkungan masyarakat menuju tempat pembuangan akhir dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
“Harusnya lebih optimal ya, karena semakin bertambah armadanya, armada yang sudah bertambah, pengelolaannya juga semakin bagus,” ujarnya.
Ia juga berharap kendaraan operasional yang digunakan oleh petugas kebersihan ke depan semakin layak digunakan sehingga tidak lagi menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat saat melintas di jalan.
Selain itu, peningkatan fasilitas di TPA Bakung diharapkan mampu memperbaiki sistem pengelolaan sampah secara keseluruhan.
DPRD Bandar Lampung Dorong Peningkatan Pengelolaan Sampah TPA Bakung


