Akuratlampug, Bandar Lampung – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Widodo, menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di kawasan Jalan Selat Malaka 2, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, pada Sabtu 07 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat sekitar yang mengikuti sosialisasi dengan penuh antusias.
Selain memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan, dalam kesempatan itu Agus Widodo juga mengajak masyarakat untuk memperkuat kehidupan spiritual melalui kebiasaan membaca Al-Qur’an.
Ia menilai bahwa membaca Al-Qur’an secara rutin tidak hanya memberikan ketenangan batin, tetapi juga membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
“Setiap muslim hendaknya membiasakan diri membaca Al-Qur’an setiap hari agar hidupnya selalu diberkahi oleh Allah SWT,” kata Agus Widodo.
Dalam penjelasannya, Agus Widodo menyampaikan bahwa Al-Qur’an tidak hanya menjadi kitab suci bagi umat Islam, tetapi juga menjadi pedoman hidup yang mengandung berbagai ajaran penting.
Menurutnya, di dalam Al-Qur’an terdapat nilai-nilai tentang akidah, ibadah, akhlak, serta tuntunan dalam menjalani kehidupan yang selaras dengan ajaran agama.
Ia menambahkan bahwa kebiasaan membaca Al-Qur’an setiap hari merupakan amalan yang sangat dianjurkan karena dapat memberikan keberkahan serta ketenangan dalam menjalani kehidupan.
Agus Widodo juga menjelaskan bahwa membaca Al-Qur’an bukan sekadar melafalkan ayat-ayat suci.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ia mengingatkan bahwa setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an memiliki nilai pahala yang besar.
Dalam ajaran Islam disebutkan bahwa setiap huruf yang dibaca akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
“Dengan membiasakan diri membaca Al-Qur’an setiap hari, seorang Muslim akan selalu diingatkan kepada Allah dan terhindar dari perbuatan yang tidak baik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan tersebut, Agus Widodo berharap masyarakat tidak hanya memahami nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mampu memperkuat kehidupan spiritual serta moral dalam kehidupan sehari-hari.


