Diduga Tak Profesional, Dapur MBG Sajikan Makanan Tak Layak untuk Siswa SDN 11 Panca Jaya

MESUJI – Baru-baru ini, masyarakat dikejutkan dengan kabar mengenai ketidakprofesionalan dapur MBG dalam penyediaan makanan yang tidak layak bagi siswa penerima MBG. Insiden ini terjadi pada Kamis, 15 Maret 2026, di SDN 11 Panca Jaya, Kabupaten Mesuji.

Dalam laporan yang diterima, ditemukan rambut di dalam makanan yang disajikan kepada siswa. Selain itu, kualitas makanan yang diberikan dinilai tidak sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dugaan muncul bahwa dapur ini tidak hanya kurang higienis, tetapi juga kemungkinan melakukan penyimpangan anggaran.

Salah satu wali murid yang memberikan keterangan kepada tim investigasi wartawan mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kondisi dapur tersebut. Kualitas makanan yang tidak layak tentu menjadi perhatian utama orangtua yang menginginkan asupan gizi yang baik bagi anak-anak mereka.

Dapur MBG ini dikelola oleh Muarip, yang juga dikenal sebagai kepala desa Panca Jaya, Kabupaten Mesuji. Posisi ganda ini menimbulkan pertanyaan mengenai pengelolaan dan pengawasan yang seharusnya dilakukan dengan lebih transparan dan profesional.

Masyarakat berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk menyelidiki kejadian ini dan memastikan bahwa anggaran untuk makanan siswa digunakan dengan semestinya. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dapur MBG sangat penting untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan para siswa.

Perbaikan dalam sistem penyediaan makanan, peningkatan standar kebersihan, dan pengawasan yang lebih ketat merupakan langkah-langkah yang perlu dipertimbangkan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

(Red/Tim)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan