Mesuji, Lampung //– Sekolah Dasar Negeri 11 Panca Jaya di Kabupaten Mesuji, Lampung, mengalami kejadian yang mengecewakan terkait pembagian Makanan Bergizi (MBG) kepada para siswa. Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas bahan makanan yang disajikan di sekolah.Pada hari Selasa, (7 April 2026).
Dalam menu MBG hari ini , yang disediakan oleh SPPG milik Muarif, terdapat bubur, telur, tahu goreng yang diberi tepung, buah salak, dan roti tawar. Namun, salah satu wali murid melaporkan bahwa buah salak yang diberikan dalam paket tersebut ditemukan dalam kondisi busuk dan berulat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak negatif terhadap kesehatan anak-anak yang mengonsumsinya.
Masalah ini belum mendapatkan tanggapan resmi dari pihak pengawas SPPG ketika dihubungi oleh wartawan melalui WhatsApp. Selain itu, upaya dari tim investigasi wartawan KPKTIVIKOR untuk menghubungi Muarif, yang juga merupakan Kepala Desa Mukti Karya Kecamatan Panca Jaya, belum mendapatkan respon. Justru memblokir nomor WhatsApp wartawan
Kejadian buah salak busuk ini telah menjadi sorotan masyarakat, yang menyerukan agar pemerintah setempat memberikan sanksi tegas dan memastikan pihak SPPG bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Jika pengawasan terhadap kualitas makanan tidak diperketat, dikhawatirkan akan terjadi kasus keracunan di masa mendatang.
Diharapkan pihak terkait dapat segera memberikan klarifikasi dan solusi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Keamanan dan kesehatan siswa harus menjadi prioritas utama dalam penyediaan makanan di sekolah.
Sumber Berita: investigasi wartawan kpktivikor
(Red/Tim).


