BANDAR LAMPUNG – Proses pembagian daging kurban di Masjid Al Muhajirin Perumnas Way Halim menuai keluhan dari sejumlah warga setelah distribusi daging berlangsung hingga menjelang magrib, Rabu (27/5/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, panitia kurban tahun ini menyembelih sebanyak 15 ekor sapi dan 15 ekor kambing untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.
Namun dalam pelaksanaannya, sejumlah warga menilai proses penyembelihan dan distribusi daging berlangsung cukup lambat sehingga masyarakat harus menunggu hingga sore hari.
Salah satu warga penerima daging kurban, Ibu Desti, mengaku kecewa karena pembagian daging baru dimulai sekitar pukul 17.00 WIB atau mendekati waktu magrib.
“Harapan saya ke depan tenaga pemotong dan jumlah panitia bisa ditambah supaya proses pembagian tidak berlangsung terlalu lama,” ujarnya.
Selain keterlambatan pembagian, warga juga menyoroti mekanisme distribusi kupon yang dinilai belum maksimal.
Sejumlah warga, terutama ibu-ibu, terlihat masih menunggu hingga setelah waktu magrib dengan harapan memperoleh daging kurban. Namun, sebagian di antaranya diketahui tidak mendapatkan bagian karena tidak memiliki kupon pembagian.
Menurut informasi yang diperoleh di lokasi, masih terdapat sisa daging kurban di area masjid ketika sejumlah warga meninggalkan lokasi pembagian.
Beberapa warga menilai sisa daging tersebut seharusnya masih dapat dibagikan kepada masyarakat yang belum menerima, terutama warga yang telah menunggu cukup lama di lokasi pembagian.
Warga berharap pelaksanaan kurban ke depan dapat dipersiapkan lebih matang, mulai dari penambahan tenaga pemotong, pengaturan jumlah panitia, hingga pendataan penerima kupon agar proses distribusi berjalan lebih tertib dan merata.
Meski demikian, masyarakat tetap mengapresiasi pelaksanaan ibadah kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun di Masjid Al Muhajirin dan berharap keluhan yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pada pelaksanaan kurban berikutnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia kurban Masjid Al Muhajirin belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.


