Jalan Raflesia Rusak Setahun Lebih, Warga: Trotoar Tidak Lebih Penting Dari Jalan

AKURATLAMPUNG, BANDAR LAMPUNG — Kondisi ruas Jalan Raflesia, Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, dikeluhkan warga. Kerusakan jalan disebut telah berlangsung lebih dari satu tahun dan hingga kini belum mendapat perbaikan menyeluruh.
‎
‎Warga sekitar, Iwan, mengatakan kerusakan di ruas jalan tersebut bukan persoalan baru. Menurutnya, kondisi jalan mulai kembali rusak setelah sebelumnya dilakukan penambalan.
‎
‎“Sudah lama rusaknya, Mas. Kalau dihitung, sudah setahun lebih sejak adanya penambalan jalan,” ujar Iwan, Minggu (27/9/2026).
‎
‎Ia menuturkan, Jalan Raflesia juga disebut berulang kali mengalami kerusakan. Padahal, ruas tersebut cukup padat dilalui masyarakat dan menjadi salah satu jalur yang kerap digunakan warga untuk beraktivitas.
‎
‎“Jalan ini sudah berulang kali mengalami kerusakan, tetapi belum ada tindakan serius. Padahal cukup padat dilewati masyarakat dan menjadi salah satu jalan pilihan utama. Kondisi seperti ini tentu bisa membahayakan pengendara,” katanya.
‎
‎Menurut Iwan, persoalan tersebut semestinya menjadi perhatian pemerintah daerah karena menyangkut akses mobilitas masyarakat sehari-hari.
‎
‎Ia juga mempertanyakan skala prioritas pembangunan infrastruktur Pemerintah Kota Bandar Lampung. Di tengah masih ditemukannya jalan lingkungan yang rusak, warga justru melihat adanya pembangunan infrastruktur lain dengan nilai anggaran besar.
‎
‎“Kalau jalan ini kan vital untuk diperhatikan. Jangan sampai pembangunan yang sifatnya bukan kebutuhan mendesak justru didahulukan, sementara infrastruktur jalan dikesampingkan. Misalnya pembangunan trotoar dengan anggaran puluhan miliar,” ujarnya.
‎
‎Iwan juga menyoroti kondisi sejumlah jalan lingkungan di wilayah Bandar Lampung yang menurutnya masih membutuhkan perhatian. Ia berharap pemerintah tidak hanya melakukan penambalan sementara, tetapi menangani penyebab kerusakan agar jalan tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
‎
‎“Anehnya, sudah hampir setahun jalan-jalan lingkungan yang menjadi jalur utama masyarakat berkegiatan belum ada perbaikan yang signifikan. Masih banyak jalan lingkungan yang rusak parah dan dibiarkan,” katanya.
‎
‎Ia berharap Pemkot Bandar Lampung segera melakukan perbaikan secara menyeluruh di Jalan Raflesia. Selain konstruksi jalan, menurutnya persoalan drainase juga perlu diperhatikan karena genangan air diduga menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan.
‎
‎“Seharusnya jalan ini dibeton secara menyeluruh, atau setidaknya drainasenya diperbaiki terlebih dahulu agar air bisa mengalir lancar. Jalan ini cepat rusak karena banyak air yang tergenang,” tukasnya.
‎
‎Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, belum memberikan keterangan terkait kondisi Jalan Raflesia maupun rencana penanganan ruas jalan tersebut.
‎

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan