Satu Megah, Satu Terlupakan: Kisah Dua Menara di Masjid Agung Al-Furqon

AKURATLAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Potret kontras terlihat jelas pada menara kembar Masjid Agung Al-Furqon yang menjadi ikon religius di Kota Tapis Berseri. Di satu sisi, menara baru yang dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan anggaran Rp20 miliar dan diresmikan pada 2021 tampak megah dan menjulang indah. Namun di sisi lain, menara lama justru terlihat memprihatinkan dan terkesan terbengkalai.

‎Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi menara tua tersebut tampak tidak terawat. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan cukup parah, bahkan atapnya sudah bolong dan hanya menyisakan rangka.

‎Warga setempat, Beni (46), mengungkapkan bahwa menara lama tersebut sudah lama tidak mendapat perhatian sejak hadirnya menara baru yang kini menjadi destinasi wisata religi.

‎“Iya, yang lama ini sudah tidak terawat lagi. Mungkin karena sudah ada menara baru, jadi fokusnya ke sana. Kalau ini kan menara tua,” ujarnya, Senin (21/4/2026).

‎Menurutnya, kondisi bangunan yang terus dibiarkan rusak berpotensi membahayakan masyarakat di sekitar area masjid.

‎“Saya khawatir kalau terus dibiarkan, bisa mencelakakan orang yang ada di sekitar sini,” tambahnya.

‎Hal serupa juga disampaikan oleh seorang pelancong, Fikar (28), yang mengaku heran melihat ketimpangan kondisi dua menara tersebut. Ia menilai, situasi ini mencerminkan kurangnya kepedulian terhadap bangunan lama yang memiliki nilai sejarah.

‎“Saya tidak habis pikir. Di tengah megahnya pembangunan di sini, justru ada ketimpangan yang begitu terlihat. Menara tua yang bersejarah ini seperti diabaikan, ini mencerminkan kurangnya empati dalam pembangunan,” ujarnya.

‎Fikar juga menyarankan agar pemerintah segera mengambil langkah, baik dengan memperbaiki maupun mengalihfungsikan bangunan tersebut.

‎“Kalau memang sudah tidak bisa digunakan, sebaiknya dialihfungsikan atau minimal diperbaiki. Jangan sampai malah menjadi petaka,” tambahnya.

‎Sementara itu, pihak pengurus Masjid Agung Al-Furqon masih dalam proses konfirmasi terkait kondisi tersebut.

‎Masyarakat pun berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan menara lama, mengingat kompleks Masjid Agung Al-Furqon merupakan salah satu ikon Kota Bandar Lampung sekaligus destinasi wisata religi yang penting. (*)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan