AKURATLAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Gerakan Penanaman tanaman pohon hutan pada areal eks (bekas) aktivitas kegiatan pengerukan bukit di Jalan Alimudin Umar, Campang Raya, Kecamatan Sukabumi Kota Bandar Lampung kini mulai dilaksanakan oleh pemilik/pengelola lahan, berlangsung di lokasi setempat. Kamis (11 Juni 2026).
Adupun pelaksaan kegiatan penghijauan dan pemulihan lingkungan hidup tersebut turut dihadiri oleh tim jajaran terkait dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung serta Kota Bandar Lampung, Kapolsek Sukarame Kompol HD Pandiangan, Camat Sukabumi Syahrial, Lurah Campang Raya, dan pamong setempat juga warga sekitar lokasi lahan.
Pengelola lahan sekaligus penyelenggara acara, Adi Irawan Endel menjelaskan bahwa, pelaksanaan rangkaian kegiatan ini sebagai bentuk bagian dari komitmen nyata pihaknya untuk melakukan pemulihan lingkungan dan penghijauan melalui gerakan penanaman kembali pohon hutan bibit tanaman keras jenis akasia di areal eks lokasi garapannya.
”Pada pelaksanaan kegiatan hari ini, kita melakukan penanaman pohon jenis Akasia sebanyak 50 bibit di areal sekitar untuk tahap awal, langkah demikian diambil mendukung kebijakan pelestarian serta meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini,” ujarnya
Di samping itu, gerakan tanam pohon yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari semarak memperingati Hari Lingkungan Hidup. Ia menyampaikan, kegiatan itu juga sekaligus menindak lanjuti instruksi Wakil Gubernur Lampung mengenai upaya penghijauan lingkungan.
”Ini adalah bentuk komitmen dan kesadaran kami menjaga keseimbangan ekosistem dalam menciptakan lingkungan yang hijau, asri, dan berkelanjutan,” paparnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas DLH Provinsi Lampung diwakili oleh Erwin mengatakan, pihaknya turut mengapresiasi gerakan penghijauan penananan pohon ini sebagai bentuk menjaga kelestarian alam.
”Kepala dinas menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini sebagai upaya melakukan penghijauan kembali, dan merupakan hal yang baik untuk diikuti para pengelola lain yang tempat nya jug dilakukan penyegelan,” ujarnya.
Erwin menyampaikan, kegiatan ini jangan sampai berhenti di sini aja harus terus dilakukan agar menjadi lebih baik.
”Penanaman pohon ini harus berkelanjutan, jika untuk hari ini sebanyak 50 pohon dilakukan penanaman, kedepannya harus akan lebih banyak,” tuturnya.
Ia pun turut menjelaskan bahwa, pemilihan pohon akasia merupakan pilihan yang tepat untuk ditanami dikawasan kering, karena sangat kuat bertahan dikondisi seperti ini.
Selain itu, Dia pun meminta agar gerakan penanaman pohon tersebut dilakukan tidak hanya sekadar seremonial, tetapi secara betul dilaksanakan dan benar-benar dijaga.
”Kami berharap supaya gerakan penghijauan ini benar-benar serius dilakukan dan bukan hanya sekadar seremonial saja, dengan itu mari kita saling jaga dan tetap memastikan bahwa pemulihan ini dilaksanakan secara berkelanjutan,” tutupnya.
Eks Pengelolaan Lahan Bukit Campang Mulai Penghijauan, Pengelola Adakan Gerakan Penanaman Pohon


