TANGGAMUS – Polsek Wonosobo bersama Tim Identifikasi Polres Tanggamus melakukan penyelidikan atas kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan barang milik Toko Swalayan Diamond Berkah di Pekon Banjar Negoro, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Sabtu (1/8/2026) dini hari.
Kapolsek Wonosobo Iptu Primadona Laila, S.H., mengatakan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.45 WIB itu menghanguskan rumah milik Yudha Herlambang (42) warga Pekon Banjarnegoro.
“Rumah tersebut disewa oleh Khoirur Rozikin alias H. Oji (48) sebagai gudang penyimpanan barang dagangan. Tidak ada korban jiwa dan ada sejumlah barang yang berhasil diselamatkan,” kata Iptu Primadona Laila, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui setelah terdengar suara percikan dari bagian atap rumah. Saat diperiksa, terlihat bara api yang dengan cepat membesar. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan masyarakat sekitar.
Tidak berselang lama, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Damkarmat Pemerintah Kabupaten Tanggamus tiba di lokasi. Bersama personel kepolisian dan warga, petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB.
“Api berhasil dipadamkan hingga pendinginan oleh 3 mobil Damkar, dengan waktu sekitar 3 jam,” jelasnya.
Iptu Primadona Laila menyebut, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik pada instalasi di bagian plafon rumah.
“Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di bagian plafon. Namun untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, kami masih menunggu hasil penyelidikan Tim Identifikasi Polres Tanggamus,” tegasnya.
Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, rumah korban tersebut saat ini disewa selama lima tahun oleh Khoirur Rozikin atau H. Ozi dan baru dimanfaatkan sekitar satu tahun sebagai gudang operasional Toko Swalayan Diamond Berkah.
“Untuk total kerugian secara keseluruhan, baik bangunan maupun barang-barang yang terbakar, diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta,” tandasnya. (*)


