Hasyimkan Raih Gelar Doktor Pendidikan ke-38 Unila, Teliti Nilai Karakter Musik Lokananta sebagai Identitas Bangsa ‎

Akuratlampung, Bandar Lampung – Hasyimkan resmi meraih gelar Doktor Pendidikan ke-38 Universitas Lampung (Unila) setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor yang digelar di Aula K FKIP Unila, Senin (15/6/2026).

‎Disertasi yang berjudul “Nilai Karakter Musik Lokananta Nagara Malaya Kerajaan Sriwijaya” memperoleh nilai akhir 89,27 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,77 dan predikat A. Dengan hasil tersebut, Hasyimkan dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor Pendidikan dari Universitas Lampung dengan predikat Sangat Memuaskan.

‎Tim penguji dalam ujian promosi doktor tersebut terdiri atas Prof. Dr. Ayi Ahadiyat, S.E., M.B.A. selaku ketua, Dr. Robiatul Adawiyah Siregar, M.Pd. sebagai sekretaris, serta Prof. Dr. Kun Setyaning Astuti, M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta sebagai penguji eksternal.

‎Sementara itu, penguji internal terdiri atas Dr. Albert Maydiantoro, M.Pd. dan Prof. Dr. Hasan Hariri, S.Pd., M.B.A., Ph.D. Tim promotor disertasi terdiri atas Prof. Dr. Herpratiwi, M.Pd. sebagai promotor, Dr. I Wayan Mustika, M.Hum. sebagai kopromotor I, serta Dr. Riyan Hidayatullah, M.Pd. sebagai kopromotor II.

‎Dalam penelitiannya, Hasyimkan melakukan kajian terhadap fenomena Musik Lokananta di kawasan Gunung Batu atau Gunung Rarat, Palembang Ulu Pagar Gunung, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

‎Menurut Hasyimkan, Musik Lokananta merupakan musik alamiah yang diyakini berasal dari anugerah Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia. Suara musik tersebut, kata dia, dapat terdengar pada waktu-waktu tertentu, terutama sekitar pukul 00.00 WIB hingga 03.00 WIB.

‎“Musik Lokananta ini merupakan musik alamiah yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa untuk manusia,” ujarnya.

‎Hasil penelitian menunjukkan bahwa Musik Lokananta mengandung 18 nilai karakter, terutama nilai religius, nasionalisme, gotong royong, kemandirian, dan integritas.

‎Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam dunia pendidikan melalui kegiatan ansambel musik. Menurutnya, proses bermusik secara bersama-sama mengandung berbagai nilai karakter yang dapat membentuk peserta didik menjadi pribadi yang berkarakter kuat.

‎“Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam dunia pendidikan melalui ansambel musik. Dengan demikian, peserta didik dapat memiliki karakter yang kuat dan berdampak positif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan, kesejahteraan masyarakat, serta penguatan identitas bangsa,” harapnya.

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan