Disebut Milik Gubernur Lampung, Dapur MBG di Bumi Waras Ditemukan IPAL Tak Memadai

AKURATLAMPUNG, Bandar Lampung — Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, menuai sorotan. Dapur yang berada di bawah naungan Yayasan Mandiri Jaya Sentosa tersebut disebut-sebut berkaitan dengan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

‎Sorotan mencuat setelah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, melakukan inspeksi ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bumi Waras di Jalan Gatot Subroto. Dalam kunjungan itu, Sony meninjau langsung fasilitas dapur, termasuk sarana pendukungnya.
‎Secara umum, kondisi bangunan dinilai cukup baik dan layak operasional.

‎Namun, temuan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menjadi catatan serius. IPAL disebut belum dilengkapi sistem penyaring pada kolam penampungan, sehingga dinilai belum memenuhi standar teknis pengolahan limbah.

‎Temuan tersebut memicu tanda tanya publik. Jika dapur yang diduga berkaitan dengan orang nomor satu di Provinsi Lampung saja masih menyisakan persoalan teknis mendasar, bagaimana dengan dapur MBG lainnya? Pengawasan seperti apa yang sebenarnya diterapkan?
‎Program MBG merupakan bagian dari upaya strategis pemenuhan gizi masyarakat yang semestinya dijalankan dengan standar ketat, termasuk aspek sanitasi dan pengelolaan limbah. IPAL bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan komponen vital untuk menjamin kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.

‎Di tengah polemik ini, publik menunggu kejelasan: apakah benar dapur tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan Gubernur Lampung, dan bagaimana komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh fasilitas berjalan sesuai spesifikasi?

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG Bumi Waras maupun Gubernur Lampung masih dalam proses konfirmasi oleh awak media.

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!