LAMPUNG – Polda Lampung memperkuat pengejaran terhadap lima tahanan yang melarikan diri dari Polres Way Kanan. Operasi kini memasuki fase pengetatan dengan dukungan penuh personel dan kemampuan terbaik dari tingkat Polda hingga satuan kewilayahan.
Penanganan kasus tersebut tidak lagi bersifat rutin, tetapi telah ditingkatkan menjadi kegiatan terpadu berskala intensif. Tim gabungan bergerak simultan melalui penyisiran wilayah, penelusuran jejak pelarian, serta penguatan jaringan intelijen guna mempersempit ruang gerak para buronan.
Keberhasilan mengamankan tiga tahanan sebelumnya menjadi indikator efektivitas strategi yang diterapkan aparat. Kepolisian meyakini, dengan pola pengejaran yang semakin presisi dan terukur, para pelarian yang tersisa tinggal menunggu waktu untuk diamankan.
Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari, menegaskan bahwa Polda Lampung memberikan dukungan penuh dalam kegiatan pengejaran tersebut.
“Ini bukan sekadar pengejaran biasa. Dengan dukungan penuh Polda Lampung, kami terus mempersempit ruang gerak para buronan. Setiap informasi sekecil apa pun langsung kami tindak lanjuti, dan tim bergerak tanpa henti di lapangan,” tegasnya, Kamis (24/2/2026).
Ia menambahkan, selain langkah penegakan hukum secara tegas, pendekatan persuasif juga dilakukan melalui penelusuran jaringan terdekat para pelaku.
“Kami tegaskan kepada para pelarian untuk segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas. Kepada keluarga maupun pihak yang mengetahui keberadaan mereka, kami minta untuk kooperatif dan segera melaporkan kepada kepolisian.
Tidak ada ruang aman bagi para pelarian,” lanjutnya.
Di tengah kegiatan yang terus berjalan, Polda Lampung juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas partisipasi aktif dalam memberikan informasi, yang turut berkontribusi terhadap keberhasilan pengamanan tiga tahanan sebelumnya.
Kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Apabila menemukan orang tidak dikenal atau mencurigakan yang diduga terkait dengan pelarian, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat.
Dengan dukungan masyarakat serta kekuatan penuh aparat, pengejaran kini memasuki tahap krusial.
Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini hingga seluruh tahanan berhasil diamankan, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang bulan suci Ramadan.


