Srikandi Pendekar Banten Surosowan Lampung Dukung Penuh OTT KPK di Muara Enim “KPK Jangan Berhenti di Sumsel, Lampung Juga Perlu Perhatian Serius”

METRO LAMPUNG – Ketua Srikandi Pendekar Banten Silat dan Seni Debus Surosowan Lampung, Endang Rualiyana, menyatakan dukungan penuh terhadap Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Endang dalam keterangan tertulisnya di Metro, Rabu (10/6/2026). Menurutnya, langkah tegas KPK menjadi bukti komitmen lembaga antirasuah dalam memberantas tindak pidana korupsi yang merugikan masyarakat dan pembangunan daerah.

“Kami mengapresiasi langkah KPK dalam melakukan OTT di Muara Enim. Ini menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana korupsi harus terus dilakukan secara profesional dan tanpa pandang bulu,” kata Endang.

Ia menilai keberhasilan OTT tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat transparansi dan pengawasan terhadap pengelolaan anggaran publik di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Lampung.
Menurut Endang, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui bagaimana anggaran daerah digunakan dan sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan oleh warga.

“Keterbukaan informasi dan pengawasan publik merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih. Masyarakat harus diberikan ruang untuk ikut mengawasi jalannya pembangunan,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Srikandi Pendekar Banten Surosowan Lampung menyampaikan tiga sikap organisasi. Pertama, mendukung penuh langkah aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi sesuai ketentuan perundang-undangan.

Kedua, mendorong peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara maupun daerah agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ketiga, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan sosial melalui penyampaian aspirasi, kritik, maupun laporan melalui mekanisme yang sesuai dengan aturan hukum.

Endang mengatakan organisasi yang dipimpinnya siap berkontribusi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya budaya antikorupsi dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran publik.

“Kami ingin masyarakat berani menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab. Semangat antikorupsi harus menjadi gerakan bersama demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan pembangunan yang berpihak kepada rakyat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh penyelenggara pemerintahan untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, integritas, dan pelayanan publik yang berkualitas.

“Kami mencintai kedamaian, tetapi kami juga menjunjung tinggi keadilan. Pemerintahan yang bersih akan melahirkan kesejahteraan bagi masyarakat dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan