Jeritan Dapur Emak-Emak: Srikandi Pendekar Banten Metro Tagih Keberpihakan Wakil Rakyat

KOTA METRO – Ketua Srikandi Pendekar Banten Kota Metro, Endang Ruwaliyana, menyuarakan keprihatinan atas meningkatnya harga kebutuhan pokok yang dinilai semakin membebani masyarakat, khususnya kaum ibu rumah tangga.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan pada Selasa (16/6/2026), Endang mengatakan kondisi ekonomi saat ini membuat banyak keluarga harus berjuang lebih keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kenaikan harga beras, minyak goreng, telur, cabai hingga gas elpiji disebut berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.

“Hari ini kompor emak-emak di Metro bukan padam karena gas habis, tetapi karena harga kebutuhan pokok yang terus mencekik. Sementara penghasilan masyarakat tidak mengalami peningkatan yang signifikan,” kata Endang.

Menurutnya, masyarakat masih mengingat berbagai janji yang pernah disampaikan para calon pemimpin dan wakil rakyat saat masa kampanye, terutama terkait kesejahteraan masyarakat dan stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Kami emak-emak tidak lupa dengan janji-janji yang pernah disampaikan. Rakyat berharap ada keberpihakan nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Srikandi Pendekar Banten Metro menyoroti tiga persoalan utama yang dinilai menjadi keluhan masyarakat saat ini.

Pertama, menurunnya daya beli akibat kenaikan harga kebutuhan pokok yang tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan masyarakat. Kondisi tersebut membuat sebagian keluarga harus mengatur ulang pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga dan pendidikan anak.

Kedua, perlunya kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat kecil melalui program subsidi pangan, pasar murah, pemberdayaan UMKM, dan berbagai langkah konkret lainnya untuk membantu meringankan beban ekonomi warga.

Ketiga, pentingnya fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi oleh para wakil rakyat agar keluhan masyarakat dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang tepat sasaran.

Endang menegaskan bahwa amanah rakyat merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan oleh setiap pejabat publik.

“Amanah rakyat adalah tanggung jawab yang harus ditunaikan dengan sungguh-sungguh. Ketika masyarakat menyampaikan keluhan, maka sudah seharusnya didengar dan diperjuangkan melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Meski menyampaikan kritik, Endang menegaskan bahwa Srikandi Pendekar Banten Metro tetap menjunjung tinggi nilai demokrasi, menolak penyebaran fitnah, hoaks maupun tindakan anarkis.

“Kritik yang kami sampaikan lahir dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat. Kami berharap pemerintah dan wakil rakyat dapat lebih hadir dalam menjawab persoalan yang dirasakan masyarakat, terutama para ibu rumah tangga,” katanya.

Ia berharap stabilitas harga kebutuhan pokok dapat menjadi perhatian serius seluruh pemangku kebijakan sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih sejahtera.

“Emak-emak tidak meminta kemewahan. Mereka hanya ingin kebutuhan pokok terjangkau, kesempatan kerja yang layak, dan pendidikan anak-anak yang tetap dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan