TANGGAMUS – Akurat Lampung,id, Terkait informasi yang beredar di media online berkaitan dengan pelaksanaan revitalisasi di salah satu PAUD di wilayah Wonosobo, pihak Inspektorat Kabupaten Tanggamus angkat bicara.
Pejabat Inspektorat menyatakan pihaknya akan mempelajari dan menelusuri kembali informasi tersebut.
“Yang ada di media online berkaitan dengan pelaksanaan revitalisasi di salah satu PAUD di wilayah Wonosobo, akhirnya kami akan pelajari dan akan kami telusuri kembali kaitan dengan informasi ini. Nanti memang ada informasi mengenai kebenaran mungkin nanti akan kami tindak lanjuti sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku,” ujarnya dalam video klarifikasi yang diterima redaksi.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait. Saat ini, proses audit dana pendidikan juga sedang dilakukan oleh BPK.
“Nah ini juga kita akan koordinasi dengan dinasnya dan nantinya kebetulan juga sekarang ini kan dalam proses audit dana pendidikan oleh BPK juga. Karena memang BPK sudah dua bulan ini melakukan proses pemeriksaan seluruh dana pendidikan, tapi secara mekanisme kan tidak seluruhnya, dia menggunakan sampel prioritas, dari dana BOS dan BOB ada dana kegiatan termasuk pembangunan program revitalisasi,” jelasnya.
Pihak Inspektorat memastikan informasi dari media akan disampaikan ke tim BPK, apakah proyek PAUD Latanza tersebut menjadi sampel pemeriksaan atau tidak, agar menjadi titik tekan pengawasan.
Dengan adanya pernyataan resmi ini, dugaan pembangunan fondasi PAUD Latanza senilai Rp990.164.000 yang diduga tidak digali 30 cm dan tanpa cakar ayam akan masuk dalam proses evaluasi Dan Akan kita tindak lanjuti Serta Kordinasi dengan BPK, dalam waktu dekat ini (*)

