Dirgahayu Pendekar Banten Metro ke-6: 15.000 Pendekar Bangkitkan Kebanggaan Budaya Bangsa Lewat Atraksi Minum Minyak Panas

KOTA METRO – Sebanyak 15.000 pendekar dari seluruh pelosok Lampung bersiap unjuk gigi dalam peringatan Dirgahayu Pendekar Banten ke-6. Mereka akan mengikuti ritual budaya “Minum Minyak Panas”, sebuah atraksi Debus Surosowan Provinsi Lampung yang menjadi simbol keteguhan, keberanian, dan kesaktian ilmu warisan leluhur.

Acara yang mengusung tema “Bukti Kesaktian Ilmu Waris Leluhur” ini bukan sekadar pertunjukan. Ini adalah deklarasi bahwa budaya Banten tidak mati ditelan zaman. Sejak Abad ke 17, Pendekar Banten konsisten menjaga nyala api tradisi ini agar tetap hidup, dikenal, dan dihormati generasi muda.

Menjaga Marwah, Bukan Mencari Sensasi

Ketua Pendekar Banten H.Tb Ismail Saleh S.H menegaskan, atraksi ini dilakukan dengan standar keselamatan ketat, pendampingan medis, dan izin resmi,insya Allah akan di laksanakan di Bulan Oktober 2026.

“Kami tidak mencari sensasi. Kami menjaga marwah. Ini ilmu yang diwariskan para sesepuh untuk membentuk mental baja, disiplin, dan cinta tanah air. Di tengah gempuran budaya asing, anak Lampung dan Banten wajib tahu dari mana mereka berasal,” tegasnya, Ismail.

Deklarasi Menuju PON 2032

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan Banten-Lampung sebagai tuan rumah PON 2032. Pelestarian budaya dan pembinaan karakter melalui pencak silat dan Debus Surosowan adalah pondasi kuat untuk melahirkan atlet bermental juara.

Pendekar Banten menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan untuk tidak memandang sebelah mata budaya lokal. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati sejarah dan warisannya sendiri.

Dukungan dan Apresiasi

Acara ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, organisasi pencak silat, tokoh adat, Ulama dan komunitas budaya di Lampung dan Banten . Ribuan warga diprediksi akan hadir menyaksikan langsung kebangkitan semangat pendekar Banten.

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan